Sabtu, 17 Februari 2018

Siswa SMP Negeri 2 Kepanjen Dikeluarkan Setelah Terjadi Penganiayaan




Laporan – Iwan
Wartawan FOKUS BERITA

MALANG RAYA - Terkait buntut dari pemukulan siswa kelas 7g beberapa waktu yang lalu dengan tempat kejadian perkara lingkungan sekitar SMP Negeri 2 Kepanjen Kabupaten Malang.

Menurut keluarga korban pemukulan Bu Sumatri dan Mohammad Hasan selaku orang tua siswa an.Abdurahman Wahid yang menjadi korban mengatakan pada awak media (16/2) sewaktu dikonfirmasi atas kejadian yang menimpa putranya tersebut "berawal dari salah paham antara AW dan A yang menyebabkan ikut campurnya salah seorang pihak keluarga dari A (yakni kakak dari A yang beralamat di jalan Kauman Kepanjen) hingga berujung penganiayaan terhadap AW ,dan hal itu terjadi sekitar selasa (6/2) pukul 15.00 Sewaktu korban pulang dari sekolah,tepatnya di depan SMP Negeri 2 Kepanjen agak ke selatan atau pojok (timur-selatan) luar pagar di hadang pelaku langsung dipukuli hingga babak belur ".

Masih keluarga korban menambahkan pada Awak media " saya sangat kaget ,menyesalkan atas kejadian itu, ko bisa jaman sekarang main pukul seperti itu hingga anak saya luka lebam dimuka berdarah-darah sampai harus tak bawa ke puskesmas agar segera mendapatkan pertolongan medis.
Kami orang bodoh dan tidak sekolah ,tapi ya jangan diperlakukan seperti itu dan dari pihak sekolah setelah 2 hari kejadian baru ada polisi datang untuk mengurus kejadian penganiayaan tersebut, terus mulai dari kemaren kemana ? ".

sedangkan dari Buntut panjang penganiayaan tersebut, sekolah mengeluarkan siswa kelas 7g an.Ayu warga Jalan Kauman Kepanjen yang merupakan adik dari pelaku .

Menurut Dr.H.Didik M selaku Sekda Kabupaten Malang sewaktu di hubungi awak media (16/2) malam lewat seluler menegaskan " kalau menurut saya, kalau masih dalam batas kewajaran anak-anak ,sebaiknya dilakukan pembinaan terlebih dahulu dan peringatan pada yang bersangkutan, Nanti saya tindak lanjuti ". Pungkas Sekretaris Daerah Kabupaten Malang. (Iwn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar