Sabtu, 10 Februari 2018

SIM Secara Online, Mempermudah Pemohon Di Kota Wisata Batu




Laporan – Iwan
Wartawan FOKUS BERITA

MALANG RAYA - Terkait produksi Sim di Polres Kota Batu, menurut Iptu Ponsen Dadang.SH selaku Kanit Reg Ident (KRI) pada awak media (7/2) menjelaskan "bahwasanya untuk setiap harinya, pemohon Sim baru, baik Sim C, Sim A,Sim B juga umum mencapai 70  orang dan ditambah pemohon untuk perpanjangan Sim sekitar 60 orang ".

Sedangkan dari total antara pemohon Baru dan Perpanjangan sekitar 130 orang setiap harinya. Dan angka produksi cetak Sim mencapai 35 untuk Sim baru serta 60 Buah untuk Sim perpanjangan .
Melihat hal itu, dari pemohon Sim baru di Polres Kota Batu yang lulus hanya 50% dan dari pemohon perpanjangan 100% ,sehingga dengan mesin cetak yang kami punyai berjumlah dua unit ,rata-rata bisa produksi sekitar 100 buah Sim perharinya.

Adapun kalau mengamati dari alamat pemohon sec total mulai Sim baru dan Perpanjangan banyak didominasi warga batu juga sekitar, baik Kabupaten Malang maupun Kota Malang. Yang menjadi pertimbangan mereka diantaranya; pemohon Sim diPolres Batu cenderung tidak sebanyak di Polres Malkot dan Malkab ,karena memang dari jumlah penduduk saja sudah beda,kami hanya 6 Kecamatan ,sedangkan Malkab 30 Kecamatan. Sehingga dengan cepat bisa dilayani dan tentunya Sim nya juga cepat dicetak, karena tidak terlalu banyak antrean.

Dan tentang klasifikasi Sim yang memang Bisa secara online, itupun juga membawa dampak yang positif ,sehingga pemohon dari luar kota juga bisa mengurus disini dan dimana saja Satpas seIndonesia . Ada tiga Sim yang bisa secara online diantaranya, Sim A, B, C ,selain itu semisal Sim B1,B2 ataupun yang Umum masih harus sesuai domisili pemohon dengan berbekal syarat KK,KTP sudah bisa dilayani disini.

Saya berharap agar semua pengguna jalan,khususnya kendaraan bermotor wilayah kota Batu supaya mempunyai Sim semua, karena itu merupakan wujud dan bukti kalau kita taat pada aturan yang berlaku .pungkas KRI Polres Kota Batu. (Iwn/dik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar