Laporan – Iwan
Wartawan
Tabloid FOKUS BERITA
MALANG -
Terkait program pemerintah, baik Pusat, Propinsi serta Kabupaten Malang untuk
mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan ekonomi melalui pemberdayaan
masyarakat desa, berupa pembinaan perangkat daerah dengan menggali potensi yang
ada dibawah menggunakan wadah BUMDes sebagai payung hukum agar masyarakat bisa
mengelola anggaran yang digelontorkan pemerintah ,baik dana hibah dan penguatan
permodalan lainnya untuk desa kawasan maupun desa potensi.
Menurut Heru,
Kabid BPM pada wartawan (11/1) Sebagai mana UU 6 tahun 2016 serta UU 2014 desa
harus punya BUMDes agar bisa mengelola anggaran tersebut. Hal ini sebetulnya
sudah berjalan lama. Contoh beberapa tahun lalu pemerintah propinsi melalui
Program Gardu Taskin ,Jalin Matra dan untuk program penguatan modal guna
mengatasi kerentanan akan kemiskinan ,pemerintah ada melalui pinjaman lunak
supaya masyarakat miskin bisa menggunakan atau memanfaatkan dana yang ada
didesa sesuai harapan pemerintah pusat untuk membangun dan mengembangkan desa.
Dalam
kegiatan kali ini yang bertempat di Desa Sidodadi Kecamatan Gedangan ,BPM
selaku pembina yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat desa serta menjadi
Garda terdepan berkaitan tentang kerentanan masyarakat miskin menggandeng
BNI 46 sebagai partner Propinsi Jatim yang menawarkan berbagai program untuk
membantu masyarakat antara lain melalui BUMDes .
Karena
masyarakat sangat membutuhkan berbagai kemudahan dalam menambah modal guna
mengembangkan usaha ,seperti diDesa Sidodadi .
Saat ini,
Desa Sidodadi sedang mengembangkan wisata susur sungai dan Coban Goa Perawan .
Makanya kepedulian pemerintah seperti halnya melalui Bank Bni yang kerjasama
dengan BUMDes guna untuk pengembangan wisata tersebut dan usaha yang lain
sangat dibutuhkan masyarakat, adapun yang akan diberikan pinjaman sejenis Kur
Mikro.
Tambah
Heru"Salah satu tujuan wisata yang diharapkan cepat berkembang wilayah
Sidodadi, yakni wisata goa coban perawan yang berada dibawah tanah sepanjang
arus sungai desa sidodadi yang mempunyai jarak tempuh perjalanan 1 hingga 3 jam
dan wisata susur sungai bermuara di Pantai Ungapan ,serta membutuhkan waktu
sekitar 15 hingga 20 menit perjalanan dengan menggunakan perahu ,sedangkan
untuk perahunya sendiri yang tersedia didesa sidodadi ,tepatnya dermaga sungai
masih ada 1 perahu .
Harapan
kami, dengan keterlibatan BNI awal tahun 2018 bisa membantu mengakses untuk
percepatan promo wisata desa sidodadi dan umumnya desa yang lain wilayah
Kecamatan Gedangan agar bisa terkenal sampai manca negara ,karena Kabupaten
Malang ini sangat luar biasa dan layak jadi tujuan wisata sebagai mana Bali
serta bisa di bilang Bali kedua. " pungkasnya (iwn/jpg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar