Laporan – Iwan
Wartawan FOKUS BERITA
MALANG - Jalan rusak dan berlubang
tak hanya di Kota Malang saja. Di Kabupaten Malang, total panjang jalan rusak
malah mencapai lebih dari 2.400 kilometer. Total panjang jalan di kabupaten
sekitar 16 ribu kilometer. Sejumlah titik jalan, seperti di Jalan Raya Gunung
Kawi, Talangagung, Kepanjen sampai menyebabkan pengendara jatuh.
Dinas
Bina Marga Kabupaten Malang mengaku terus berupaya melakukan pengaspalan ulang
kembali bagi jalan dengan kondisi rusak parah dan membahayakan keselamatan
pengendara. Jalan Raya Gunung Kawi Talangagung memang belum diperbaiki.
Namun,
beberapa jalan yang sudah diaspal kembali, seperti di Jalan Raya Desa Karangduren,
jalan tembus Desa Tangkilasari, Kecamatan Tajinan menuju Kecamatan Pakisaji.
Selain itu, juga dilakukan pengaspalan hotmix di Desa Gondowangi, Kecamatan
Wagir dan beberapa jalan menuju destinasi wisata, seperti menuju Pantai
Balekambang.
Kepala
Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, Ir. Romdhoni mengatakan (24/1) meski
pihaknya telah berulangkali melakukan perbaikan jalan, namun panjang jalan
rusak semakin bertambah. Mengingat dinasnya tersebut memiliki keterbatasan
anggaran dan juga tanggungjawab pemeliharaan jalan sangat panjang serta
membutuhkan biaya besar.
“Maka dari itu,
yang kami prioritaskan perbaikan jalan dengan melakukan hotmix kembali, di
beberata titik vital. Seperti Jalan menuju destinasi wisata dan jalan yang
sering dilintasi kendaraan,” urai Romdhoni.
Dia
menjelaskan, untuk jalan rusak lainnya, seperti berlobang, untuk sementara ini
sebatas di tambal ulang. Kondisi tersebut, diakuinya memang kurang optimal.
Lantaran saat ditambal, risikonya akan rusak kembali bila dilintasi kendaraan
berat serta tergerus air hujan. “Setidaknya penambalan jalan yang dilakukan tim
Sapu Lobang atau Salob ini, bisa sedikit kondisi kerusakan jalan tersebut,”
tegas mantan Kepala Dinas Cipta Karya ini. Jalan berlubang
tersebar di beberapa titik. Seperti di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji,
Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Desa Baleasri, Kecamatan Ngajum dan Desa
Parangargo Kecamatan Wagir. Di beberapa jalan berlubang tersebut rentan terjadi
kecelakaan lalulintas.
“Maka dari itu, kami melakukan
tambal ulang demi keselamatan pengendara,” imbuhnya. Lebih lanjut dia
menjelaskan, kendala dalam memperbaiki jalan rusak yakni anggaran yang ada
belum seimbang dengan tugas merawat jalan yang sangat panjang. Total panjang
jalan di Kabupaten Malang yakni 16 ribu kilometer.
“Panjang jalan di
Kabupaten Malang ini setara dengan 16 kali Jalan Anyer Panarukan yang melintas
di jalur Pantura,” tegasnya.
Maka dari itu, pihaknya
sudah melakukan berbagai upaya. Di antaranya dengan mengusulkan beberapa jalan
untuk ditingkatkan statusnya supaya menjadi kewenangan provinsi dan mendorong
desa turut merawat jalan.
“Perawatan maupun perbaikan
jalan bisa menggunakan DD maupun ADD. Apabila desa juga mengganggarkan
perbaikan jalan malah lebih bagus. Selain tugas kami menjadi lebih mudah, desa
juga turut memiliki kepedulian serta tanggungjawan merawat jalan,” pungkasnya.
Sementara menurut Sabar
kasi pemeliharaan jalan , Sambil menunggu anggaran tahun 2018 turun, kita
tutup sementara lubang lubang tersebut, karena selama hujan akan tetep seperti
itu . kita tetep berupaya untuk mengatasi hal tersebut supaya lubang lubang
jalan tersebut tidak melebar dan semakin parah, jelasnya. ( bbg/iwn
)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar