Laporan – Iwan
Wartawan FOKUS BERITA
MALANG - Ditengah makin gencarnya
persaingan dunia Industri akan kebutuhan Sumber Daya Manusia yang kompeten dan
siap pakai. Lembaga Pendidikan seringkali kebingungan untuk menemukan formula
Guna menyiapkan lulusan yang dicari baik bagi perusahaan dengan skala lokal,
Nasional maupun Internasional.
Lain hal nya dengan apa yang sudah
persiapkan jauh-jauh hari oleh salah satu SMK di Kabupaten Malang ini, sekolah
yang berada di wilayah Kecamatan Sumber Pucung dan berbatasan Kabupaten Blitar
,yakni SMK Brantas yang di Nahkodai Ir.H.Sukatno seorang pensiunan tenaga ahli
PLN .
Ir.H.Sukatno menceritakan perjalanan
karier di pendidikan pada wartawan (24/1) berawal dari ditunjuk jadi Kepala SMK
Brantas beberapa tahun silam oleh yayasan ,Sedangkan saya belum begitu mengenal
dengan lika-liku Pendidikan yang di bebankan sebagai tanggung jawab untuk
mengembangkan lembaga yang baru berdiri dan tentunya banyak sekali permasalahan
mulai dari pembiayaan sekolah, pembinaan guru serta siswa dan lain-lain.
Berbekal hanya dengan keahlian di
perusahaan milik Negara tersebut, yang sudah saya geluti puluhan tahun mulai
jadi pegawai biasa hingga tenaga ahli serta keinginan yang kuat untuk beribadah
dengan melihat situasi dan kondisi masyarakat setempat, maka muncul ide dalam
mengelola management SMK Brantas harus menggunakan sistem tersendiri dan tidak
sama dengan sekolah lain.
Adapun sistem yang dipakai disini ,yakni
memakai dasar Al-Qur an dan Hadist .tentunya dengan ;1- tetap melihat Kondisi
masyarakat sekitar yang menjadi wali murid , 2- mendengar keluhan orang tua
wali murid akan kenakalan putra-putrinya ,padahal saya yakin semua orang tua
punya keinginan agar anaknya jadi orang sukses, 3 - mempelajari akan metode
yang mau dipakai agar bisa diterima semua pihak dan endingnya supaya berhasil
sesuai cita-cita 'siswa harus betul-betul berkarakter ,mempunyai disiplin yang
tinggi, jujur ,kompeten dan target saya sebelum lulus sudah ditunggu dunia
Industri, sehingga tidak ada yang namanya siswa lulus menganggur atau tidak
bekerja'. Karena kalau semua tersebut terpenuhi, itu sudah satu paket yang
dibutuhkan dunia Industri.
Dan mulai beberapa tahun yang lalu,
apa yang menjadi impian dan cita-cita mulai menemui keberhasilan dan itu
dibuktikan dengan banyaknya para pengusaha yang membuka perekrutan pegawai di
SMK Brantas ,sehingga bisa dipastikan bagi anak didik yang baru naik kelas 2
atau kelas 11 saja sudah banyak diinden oleh perusahaan skala Nasional agar
setelah lulus bisa langsung bergabung dalam perusahaan tersebut.
Hingga sampai sekarang, banyak
perusahaan yang datang silih berganti untuk melakukan proses perekrutan pegawai
dan dikarenakan stock SMK Brantas terbatas. Ahirnya diambil keputusan untuk
mengundang sekolah lain se Jawa Timur agar bisa bergabung dalam setiap ada
Perekrutan .biar bisa sama-sama memperoleh kesempatan untuk masuk dunia
Industri melalui lowongan kerja yang dibuka di SMK ini. Tutur H.katno.
Dan menurut saya "sebenarnya
semua manusia bisa berbuat baik serta kalau tanpa pamrih ,pasti berhasil dan
sukses tentunya" hanya saja yang memang dirasa agak sulit, yaitu Yakin
bahwa Allah pasti mengabulkan.
Banyak orang bicara yakin, tapi yang
betul-betul tahu,paham serta mendekat pada Allah yang bisa ,Selain itu mereka
masih ragu.
Serta yang tidak kalah penting, niat
orang kerja ,1- melaksanakan perintah Allah ,2- sebaik-baiknya menjalankan
perintah Allah harus dengan sempurna, 3- melaksanakan pekerjaan dengan ikhlas
dan hanya mengejar ridho Allah Swt semata .
Saya bersyukur dengan siswa sekitar
2000 orang, nyatanya setiap tahun jumlah anak didik disini terus bertambah dan
mereka berhasil dalam bidang kerjaan masing-masing ,hanya saja untuk tahun 2018
ini ,SMK Brantas hanya menampung 670 orang siswa karena keterbatasan tempat dan
Quota itupun sekarang cuma kurang sedikit.
Pungkas Ir.H.Sukatno. (iwn/ipg).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar