Laporan –
Iwan
Wartawan
FOKUS BERITA
MALANG RAYA
- Sebaimana Desa-desa yang lain di Kabupaten Malang, Desa Banjar Sari atau
lebih dikenal Mboto sebagai desa produsen Tape yang masuk wilayah Kecamatan
Ngajum.
Untuk tahun
2018 memfokuskan kegiatan atau Program Pengadaan Air Bersih (Pam Si Mas) dengan
anggaran dari Propinsi Jawa Timur sebesar Rp.280 .000.000. (Dua ratus delapan
puluh juta rupiah) dan dana pendamping yang diambil dari APBDes sekitar
Rp.350.000.000. (Tiga ratus lima puluh juta rupiah) .
Menurut
Kepala Desa Banjar Sari Ngajum Hj.Siti Mu'awanah.S.Pd sewaktu ditemui awak
media (26/2) di kediamannya " program tersebut adalah prioritas saya di
tahun ini, dan bertempat di 4 Rw Dukuh Krajan Banjar Sari. Program itu dimulai
bulan Maret hingga April ,jadi saya membutuhkan waktu sekitar 2 bulan untuk menyelesaikan
proyek pengadaan Air Bersih ,dengan melihat Kondisi dilapangan yang memang
sangat jauh titik pengambilan Air, tepatnya di mata Air Sumber Wedus yang
terletak di Desa Bale Sari atas".
Selain itu,
mengenai teknik dilapangan " titik mata Air akan dibuatkan semacam tandon
kecil sebagai penampung Air, dan selanjutnya langsung dipasang pipa dengan
panjang mulai sumber Wedus sampai Dukuh Krajan di Rw 1,2,3 dan 4, baru nanti
akan kita alirkan ke rumah warga masing-masing".
Adapun
sebagai Ketpan program Pam Si Mas ,yakni Ketua LPMD Pak Mat Aji dan didampingi
team dari DPM Bu Devi .saya berharap dari program ini, semua warga Masyarakat
Desa Banjar Sari umumnya, dan Dukuh Krajan pada kususnya Bisa tercukupi akan
kebutuhan Air Bersih dan tentunya tidak ada yang terlewati sehingga
ditengah-tengah warga tidak ada atau muncul Gejolak terkait kekurangan Air
Bersih". Pungkasnya. (Iwn/dk)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar