Rabu, 07 Maret 2018

Stabilitas Ekonomi Terwujud Melalui KopSae Pujon



 
Laporan – Iwan
Wartawan FOKUS BERITA

MALANG RAYA - Selama tahun 2017, KopSae yang ada di Kecamatan Pujon ini bisa menghasilkan produksi Susu sekitar 94 ribu liter dan didukung populasi sapi kurang lebih 18 ribu ekor serta jumlah peternak mencapai 9 ribu orang .


Menurut HRD sekaligus Humas KopSae Samsu M .SH pada awak media (6/3) menjelaskan" dengan jumlah populasi Sapi dan peternak seperti di atas, tentu saja pada waktu musim kemarau panjang ada kendala .tapi itu sudah kita antisipasi dengan dibentuknya suatu badan tersendiri sebagai pengawas ,pelindung dan pengayom yang juga mereka melakukan  pembinaan tentunya ".

Lebih lanjut, BPP tersebut juga kita masukan dalam ADRT KopSae .dan anggota BPP sendiri dari Muspika setempat yakni: Kecamatan, Polsek, Koramil serta KPH Pujon.
Selain itu, setiap 3 bulan sekali kita adakan rapat anggota guna membahas kegiatan ,baik ada masalah maupun tidak .dan intinya, setiap anggota boleh berkoordinasi langsung dengan pengurus sewaktu-waktu ,tidak harus menunggu 3 bulan. Agar kalau terjadi sesuatu atau masalah langsung bisa tertangani tidak sampai berlarut-larut dan bisa cepat ter atasi.

Adapun terkait keanggotaan pengurus KopSae ,kita ambil dari setiap 75 orang peternak diwakili seorang yang memang terpilih dan mumpuni .
Dengan seperti itu, KopSae selama ini menjadi Sentra usaha juga tolak ukur Stabilitas Ekonomi di Pujon kususnya dan Malang pada umumnya. Yang terjadi para masyarakat pedagang selalu melihat dan mempertimbangkan kapan pembayaran di KopSae ,baru mereka biasanya mengambil langkah yang tepat pada setiap sektor usaha yang digeluti .

Dan beberapa fakta dilapangan yang terjadi sebagai imbas dari Stabilitas Ekonomi yang terus maju dan bisa dibilang sukses dari para peternak Sapi di Pujon, seperti halnya bisa kita lihat dari segi angka Kriminal menurun, Dunia pendidikan juga bisa dilihat kalau dulu warga Masyarakat pendidikan rendah, tapi dengan adanya KopSae mereka menjadi sadar akan pendidikan dan tentunya sekarang semakin maju, setiap anggota peternak Sapi jadi makin sukses serta pembangunan Infrastruktur jalan diPujon makin meningkat seiring meningkatnya ekonomi masyarakat.

Itu semua bisa terwujud, kuncinya terletak pada pengelolaan atau management yang transparan juga komunikasi yang baik antara pengurus dan anggota .dengan begitu semua stake holder bisa kompak dan menghasilkan kesuksesan untuk dinikmati bersama. (Iwn)

Selasa, 06 Maret 2018

Penampungan Milik "J" Meresahkan , Kasat Pol PP Mau Bertindak




Laporan – Iwan
Wartawan FOKUS BERITA

MALANG RAYA - Terkait dengan pemberitaan sebelumnya. Tentang adanya aktifitas rumah milik "J" di wilayah Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.

Dari pihak terkait, seperti halnya Ka.SatPol PP Kabupaten Malang setelah beberapa hari tidak bisa dihubungi lewat seluler, ahirnya (5/3) Holidin selaku orang nomor satu atau pucuk pimpinan petugas penegak perda menjawab " siap untuk cek lokasi, setelah datanya masuk ". 

Lebih lanjut, (6/3) saat beberapa awak media menemui Kasat Pol PP di ruang kerjanya, pria yang murah senyum ini menegaskan " terimakasih atas informasi nya dan segera saya kordinasikan dengan muspika setempat ".

Adapun dari Kepala Bapenda Dr.H.Purnadi juga menjawab melalui seluler (5/3) "Selama tidak pasang Reklame, maka tidak ada hubungan dengan Bapenda dan terkait ijin Tki di Disnaker ".

Dan pihak kantor pusat PT.SPA yang beralamat di  Jl.Jawa 14. No.46 .Rt.2 Rw.1 Ds Cemandi - Sedati - Sidoarjo yang menurut penjelasan "J" sebagai pemilik penampungan di Kabupaten Malang. Mengaku merupakan cabang dari Pt.SPA tersebut, tapi setelah di cek pada data PPTKIS Propinsi Jawa Timur atas nama yang bersangkutan tidak muncul atau tidak terdaftar sebagai Cabang dari Pt.SPA malah cabangnya ada di Jawa Tengah .

Lebih lanjut, saat awak media konfirmasi ke alamat kantor Pt. SPA Sidoarjo melalui seluler (5/3) untuk menanyakan kebenaran tentang kantor cabang di Kabupaten Malang, apa memang punya yang bersangkutan? Beberapa kali dihubungi lewat WA , tidak ada komentar sama sekali dan sewaktu di hubungi juga tidak diangkat.

Lain lagi keterangan warga sekitar rumah "J" yang berhasil dihimpun awak media selama beberapa hari, setelah berita yang pertama muncul. Beberapa orang warga (2/3) "kami sebetulnya agak resah, karena sering dibuat kaget oleh datangnya beberapa orang berseragam seperti anggota polri ke rumah "J" dan itu tidak cuma satu kali, malah beberapa kali.
(Iwn/dk).

Sabtu, 03 Maret 2018

Dr. Ir. H.Tundung: Prestasi Meningkat, Walaupun Tidak Punya Lapangan Lintasan





Laporan – Iwan
Wartawan FOKUS BERITA

MALANG RAYA - Dari tahun ke tahun PERSEROSI Kota Malang mengalami peningkatan prestasi yang cukup baik. Itu bisa dilihat dari berbagai kelas pada jenis kejuaraan Sepatu Roda yang diikuti semua Club dengan persyaratan asal masuk dan lolos Seleksi bisa mengikuti atau mewakili Kota Malang, baik mulai tingkat Daerah dan seterusnya.

Menurut Dr.Ir.H.Tundung Subali Patma pada awak media (3/3) " kalau tahun lalu, Kota Malang tercatat pada peringkat ke 5 dan tahun ini sudah bisa naik melewati peserta dari Kota Surabaya yang mendapat peringkat ke 3, yakni kami bertengger di posisi atau peringkat ke 2 setelah Kota Sidoarjo yang menempati tangga papan atas sebagai pemegang juara umum peringkat 1. dengan perolehan medali yang di sabet peserta dari Kota Malang total 6 emas, 7 perak dan 9 perunggu ".

Lebih lanjut, Dr.Ir.H.Tundung selaku Ketua Umum PERSEROSI Kota Malang " Adapun medali tersebut diperoleh peserta yang turun di kelas Speed menurunkan 16 orang, kelas Mandiri 7 orang dan kelas Ketangkasan 11 orang ,yang mana kalau dilihat dari kelasnya mulai kelas A - D ,mereka rata-rata berumur mulai 6 hingga 19 tahun".

Selain itu, "walaupun PERSEROSI Kota Malang belum mempunyai lapangan untuk Lintasan sendiri, dan kalau ada event kusus di Balaikota Malang semisal Depan Stasiun yang kadang-kadang sewaktu anak-anak latihan harus memakai lintasan Di Kanjuruhan ,di Rampal bahkan di Dodikjur, ya bagaimana lagi belum punya lintasan sendiri, tapi walaupun begitu, belum punya saja sudah prestasi". Terangnya.

" Dan terkait lapangan untuk Lintasan buat latihan Sepatu Roda Kota Malang masih berusaha dengan Pemkot Malang, karena yang punya Hak Pemkot atau Walikota atau Calon Walikota yang bisa mendukung PERSEROSI ,mungkin nantinya yang bisa dipakai ,ya GOR KEN AROK ". tambahnya.

Saya berharap " Kota Malang bisa menghasilkan Atlit-Atlit Sepatu Roda hingga tingkat Nasional ,bahkan Internasional ". Pungkas Dr.Ir.H.Tundung pada wartawan.


Jumat, 02 Maret 2018

Plt Bupati dr. H. Sri Widodo, M.Kes.Sp.PD, FINASIM Himbau (ASN) Harus Netral




Laporan – Yudi Setyawan
Wartawan FOKUS BERITA

LAMPUNG UTARA- Penandatanganan Deklarasi Netralisasi ASN, POLRI dan TNI pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2018 di Kabupaten Lampung Utara,di Pimpin Langsung oleh Plt Bupati Lampung Utara, dr. H. Sri Widodo, M.Kes.,Sp.PD.,FINASIM., bersama Kapolres Lampung Utara AKBP. Eka Mulyana. S.IK, dan Dandim 0412 Kabupaten Lampung Utara, Letkol. R.D. Bachtiar K., S.I.P., usai Upacara Gabungan Aparatur Negeri Sipil (ASN), Polri dan TNI, dalam rangka Deklarasi Netralisasi ASN, POLRI dan TNI pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2018 Kabupaten Lampung Utara, di Halaman Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Senin (26/02/2018).

Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara melaksanakan Upacara Gabungan Aparatur Negeri Sipil (ASN), Polri dan TNI, dalam rangka Deklarasi Netralisasi ASN, POLRI dan TNI pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2018 Kabupaten Lampung Utara, di Halaman Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Senin (26/02/2018).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara, dr. H. Sri Widodo, M.Kes., Sp.PD.,FINASIM., selaku Inspektur Upacara tersebut.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara, dr. H. Sri Widodo, M.Kes.Sp.PD.FINASIM, menyampaikan beberapa hal. antara lain, mengucapkan terima kasih kepada KPUD Lampung Utara yang telah bekerja secara optimal, melaksanakan berbagai tahapan dan melakukan berbagai langkah strategis dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2018. Selain itu, Plt Bupati Lampung Utara juga mengcuapkan kepada TNI dan POLRI yang telah membantu kesiapan dan tetap siaga dalam mempersiapkan diri untuk melaksanakan pengamanan dari sebelum hingga sesudah penyelenggaraan Pilkada.

selanjutnya, Plt Bupati Lampung Utara berpesan kepada seluruh ASN, POLRI dan TNI agar dapat menjaga netralitas dan profesionalisme yang tidak mengarah pada dukungan langsung serta terbuka kepada salah satu calon Pasangan Kepala Daerah.

"Asas netralitas ini berarti bahwa setiap Pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun." Kata dr. Widodo.

Diakhir sambutannya, Plt Bupati Lampung Utara meminta kepada seluruh peserta upacara dan masyarakat untuk mengupayakan terciptanya situasi yang kondusif dan selalu menjaga kerukunan dan kedamaian serta menjaga kondusif di Daerah masing-masing.

Dalam upacara tersebut dilaksanakan Penandatanganan Deklarasi Netralisasi ASN, POLRI dan TNI pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2018 di Kabupaten Lampung Utara, oleh Plt Bupati Lampung Utara, dr. H. Sri Widodo, M.Kes.,Sp.PD.,FINASIM., bersama Kapolres Lampung Utara AKBP. Eka Mulyana. S.IK, dan Dandim 0412 Kabupaten Lampung Utara, Letkol. R.D. Bachtiar K., S.I.P.,FB (red/yudi)